Aduhhh..Lewat lagi...
Udah lama aku ngak dapat surfing. Komputer di kamar Datuk ngak bisa di pasang. Petang kelmarin, Mona pulang, katanya cuti satu minggu. Aku bersorak girang sebab bisa aku beronline bila perlu dengan komputer ribanya.
Aku punya keingingan untuk jadi orang Malaysia. Kalau aku bertutur, lenggok pertuturan aku kini mirip orang Jawa Malaysia. Ngak ada lagi pekat bahasa ibu ku. Lagu Negaraku jugak aku sudah hafal tapi ngak sedap sora aku melagukannya.
Mona pulang kerumah bawak teman kolejnya. Cantik budak itu. Katanya cucu artis zaman 60'an dulu dulu. Aku ngank mahu tanya yang lebih lebih khuatir, Mona dapat tahu aku juga intim sesama wanita. Ada waktu darahku amat deras mengalir bila lihat lelaki tampan. Ada waktu, body wanita yang gebu gebu bisa buat aku longlai. Tapi nasibku sebagai orang gaji, aku hanya bisa layan diriku sendiri bila aku dapat rasa gelombang darah ke tempat tempat sulitku.
Lanjut 12 malam semalam aku dengar orang kedapur. Mesti si Mona sebab dia selalu lapar waktu waktu begini. Kemudian aku dengar suara ketawa. Rupa rupanya Mona dan temannya yang didapur. Aku cuba intai intai dari bilik ku dan ku lihat keduanya hanya berpakaian baju kamar yang cukup nipis. Jangan begini, fikirku, nanti aku terangsang tiada yang dapat tolong. Aku tak pasti hubungan mereka tertuju kearah seksual tapi aku mula terbayang yang indah indah. Tubuhan mereka yang baru mencecah 20an sungguh pejal dan montok. Aku jadi tidak tentu arah. Ingin ajah aku meratah dua tubuh muda itu. Terbayang aksi aksi Lesbian panas dalam DVD kepunyaan Datuk yang aku curi curi nonton semasa mereka tiada dirumah.
Aku kembali ke ranjangku bila mereka naik keatas. Mataku ngak dapat lelap. Terasa amat lembab di lembah batinku. Dadaku teresa ketat. Setelah 15 minit, aku kedaratan kembali setelah ku dayung sendiri perahu ku dalam ombak gelora tadi. Lalu terlena aku dibuai mimpi indah.
Tiba tiba " SEMEAHHHHHHHHH !!!!!!!..Budak setan ni tak bangun bangun lagi. Stupid idiot."
Bergegas aku bangkit. Aku lewat terjaga. " Maaf bu Datin, nyamuk banyak sekali dalam kamar saya. Ngak dapat tidur nyenyak sampai pagi." Aku terpaksa berbohong.
Malam nanti jika Mona izinkan, aku berblog lagi..Babai semua.
Aku punya keingingan untuk jadi orang Malaysia. Kalau aku bertutur, lenggok pertuturan aku kini mirip orang Jawa Malaysia. Ngak ada lagi pekat bahasa ibu ku. Lagu Negaraku jugak aku sudah hafal tapi ngak sedap sora aku melagukannya.
Mona pulang kerumah bawak teman kolejnya. Cantik budak itu. Katanya cucu artis zaman 60'an dulu dulu. Aku ngank mahu tanya yang lebih lebih khuatir, Mona dapat tahu aku juga intim sesama wanita. Ada waktu darahku amat deras mengalir bila lihat lelaki tampan. Ada waktu, body wanita yang gebu gebu bisa buat aku longlai. Tapi nasibku sebagai orang gaji, aku hanya bisa layan diriku sendiri bila aku dapat rasa gelombang darah ke tempat tempat sulitku.
Lanjut 12 malam semalam aku dengar orang kedapur. Mesti si Mona sebab dia selalu lapar waktu waktu begini. Kemudian aku dengar suara ketawa. Rupa rupanya Mona dan temannya yang didapur. Aku cuba intai intai dari bilik ku dan ku lihat keduanya hanya berpakaian baju kamar yang cukup nipis. Jangan begini, fikirku, nanti aku terangsang tiada yang dapat tolong. Aku tak pasti hubungan mereka tertuju kearah seksual tapi aku mula terbayang yang indah indah. Tubuhan mereka yang baru mencecah 20an sungguh pejal dan montok. Aku jadi tidak tentu arah. Ingin ajah aku meratah dua tubuh muda itu. Terbayang aksi aksi Lesbian panas dalam DVD kepunyaan Datuk yang aku curi curi nonton semasa mereka tiada dirumah.
Aku kembali ke ranjangku bila mereka naik keatas. Mataku ngak dapat lelap. Terasa amat lembab di lembah batinku. Dadaku teresa ketat. Setelah 15 minit, aku kedaratan kembali setelah ku dayung sendiri perahu ku dalam ombak gelora tadi. Lalu terlena aku dibuai mimpi indah.
Tiba tiba " SEMEAHHHHHHHHH !!!!!!!..Budak setan ni tak bangun bangun lagi. Stupid idiot."
Bergegas aku bangkit. Aku lewat terjaga. " Maaf bu Datin, nyamuk banyak sekali dalam kamar saya. Ngak dapat tidur nyenyak sampai pagi." Aku terpaksa berbohong.
Malam nanti jika Mona izinkan, aku berblog lagi..Babai semua.
